Pengakuan Mengejutkan Dari Ibu TKW yang Dibunuh di Malaysia Kemarin, Nomor 1 Jangan Pernah Ada yang Meniru


Kesuma Hayati Aulia Sirait alias Lisa Sirait (14),  tenaga kerja wanita asal Dusun 11, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang menjadi korban pembunuhan di Klang, Malaysia.

Meninggalnya Lisa membuat Sri Dewi (47) terpukul dan tidak menyangka anak kelimanya itu tewas dalam kondisi mengenaskan. Berikut pernyataan dan pengakuan Sri Dewi.

1. Mengaitkan meninggalnya anak dengan tindakannya menanam bunga kuburan
Dewi mengaku menyesal telah menanam bunga yang biasa menjalar di kuburan. Dikatakannya, sebelumnya dirinya sudah diingatkan oleh kerabatnya agar tidak menanam bunga tersebut di pekarangan rumah. Namun dirinya tidak mengindahkan peringatan tersebut.
[post_ads]
Dalam keterangannya, ada seorang kerabat yang melarangnya untuk menanam bunga tersebut di halaman rumah dikarenakan pantangan dari orangtua terdahulu.

"Katanya pamali, tapi tidak saya perdulikan. Saya tanam saja. Toh di sana orang belinya mahal, di sini tinggal cabut udah jadi," katanya sebagaimana dilansir Tribun-Medan, Senin (28/12/2020).

Sri Dewi mengaku, dirinya juga merasa heran, mengapa ia lebih senang menanam bunga kuburan berwarna kuning tersebut dibanding dengan bunga keladi yang saat ini lagi ngehits. "Sayapun heran, kenapa kok lebih suka dengan bunga itu," katanya.

2. Sempat Bermimpi buruk
Pengakuannya, beberapa hari sebelum meninggal dunia, Dewi kerap di mimpikan oleh mimpi-mimpi buruk hingga dia sudah tidak bisa menceritakannya satu per satu.

"Banyak memang mimpi buruk yang datang ke saya. Tapi saya sudah lupa, nggak ingat lagi mimpinya," katanya.

3. Bikin Status akan Dipinang Malaikat Maut 
Dikatakannya, ada sebuah pesan yang membuatnya terenyuh, dimana Lisa mengatakan di salah satu status media sosialnya bahwa dirinya akan dipinang oleh malaikat maut.

"Aku akan dipinang malaikat maut, aku akan di bawa oleh malaikat maut, aku dipinang dengan kain putih. Itupun nggak dikirimnya, setelah ini baru ketahuan," katanya

Sri mengaku, saat Hari Ibu yang merupakan satu hari sebelum Lisa meninggal dunia, SriDewi juga tidak berkomunikasi dengan anaknya. "Hari Ibu, nggak ada komunikasi dengan dia. Karena ganti WA. Kenapa FB Lisa nggak ada timbul? Itulah Dinda kasih tahu kalau Lisa ganti WhatsApp," katanya.

Kemudian, saat peristiwa tersebut, Sri Dewi mencoba untuk menanyakan kepada Lisa, dikarenakan pintu kamarnya dikunci dari dalam. "Baru kejadian itulah kenapa nggak buka pintu," katanya. Diakuinya, setelah beberapa saat, ia mendapatkan informasi bahwa Lisa sudah meninggal dunia.

4. Lisa ingin jadi seorang ustadzah 
Sri Dewi menuturkan, Lisa sering berkomunikasi dengan dirinya menggunakan aplikasi WhatsApp dengan cara video call.

Dalam setiap pesannya, Lisa mengatakan sangat ingin menjadi seorang ustadzah setelah pulang dari Malaysia. Ia sengaja mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi melanjutkan sekolahnya di Indonesia.
[post_ads_2]
"Mak, adek nanti pulang jadi ustadzah ya," kata Dewi menirukan ucapkan anaknya kepada Tribun-Medan.com, Senin (28/12/2020).

Dengan mata kosongnya, Dewi menjelaskan untuk anaknya itu menabung dari uang gajinya  untuk dijadikan modal sekolah.

5. Biayai sekolah adik-adiknya
Lisa juga seorang anak yang penurut dan sayang terhadap orang tua. Dalam pengakuan Dewi, Lisa selalu mengirimkan sedikit uang hasil kerjanya kepada Dewi, meskipun ia rela menggunakan sepatu rusak.

"Saya masih ingat, waktu itu dia pernah mengirimkan uang ke-sini (ke Dewi). Padahal kata kakaknya dia nggak punya uang, bahkan sepatunya yang sudah bolong tetap dipakai olehnya," katanya.

Dalam pengiriman uang tersebut, Lisa berpesan agar uang yang dikirimnya dimanfaatkan untuk sekolah adik-adiknya. "Biar adik-adiknya bisa sekolah, meskipun dia sudah putus sekolah," katanya.

Selain penuturan Dewi, Seorang tetangga yang datang kerumah duka juga mengatakan hal sama. Dikatakan pria berbadan gempal itu bahwa Lisa memiliki sosok anak yang periang.

Hingga saat ini, keluarga masih menantikan jenazah korban datang ke Indonesia dan akan di semayamkan tidak jauh dari rumah.

Sebelumnya, dalam penjelasan Mariadi, kerabat Lisa, mengatakan bahwa terduga pelaku mengunci pintu kamar Lisa dari dalam, dan melarikan diri melalui kaca.

COMMENTS

Banner iklan disini ==
===


Banner iklan disini
Nama

BMICare,78,Brunei,2,Cinta,45,Cuaca,24,Heboh,12,Hongkong,139,IndoNews,220,Jepang,4,KabarBMI,804,Kesehatan,2,Korea,8,LintasManca,2,Malaysia,18,Other,7,Panduan,68,RumahTangga,18,Saudi,20,Singapura,24,Surat Pembaca,3,Taiwan,528,Tips,5,Unik,6,Waspada,25,
ltr
item
Suara Buruh Migran Indonesia: Pengakuan Mengejutkan Dari Ibu TKW yang Dibunuh di Malaysia Kemarin, Nomor 1 Jangan Pernah Ada yang Meniru
Pengakuan Mengejutkan Dari Ibu TKW yang Dibunuh di Malaysia Kemarin, Nomor 1 Jangan Pernah Ada yang Meniru
Pengakuan Mengejutkan Dari Ibu TKW yang Dibunuh di Malaysia Kemarin, Nomor 1 Jangan Pernah Ada yang Meniru
https://1.bp.blogspot.com/-5PhlOfpdPcw/X-wRZlLT6kI/AAAAAAAAhkI/hROr-ZhqH8sxomnMuOBRdbduJ7-jHMGlwCLcBGAsYHQ/s320/FRAME%2BTERBARU%2BBERITA%2BTKI.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-5PhlOfpdPcw/X-wRZlLT6kI/AAAAAAAAhkI/hROr-ZhqH8sxomnMuOBRdbduJ7-jHMGlwCLcBGAsYHQ/s72-c/FRAME%2BTERBARU%2BBERITA%2BTKI.jpg
Suara Buruh Migran Indonesia
https://www.suaraburuhmigran.com/2020/12/pengakuan-mengejutkan-dari-ibu-tkw-yang.html
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/2020/12/pengakuan-mengejutkan-dari-ibu-tkw-yang.html
true
5579318521650391592
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content
close
Banner iklan disini