Aturan Pemerintah Masih Ruwet, 400-An Calon TKI Gagal Berangkat Ke Luar Negeri, Kalau Positif Siapa yang Menanggung Biaya Perawatannya, Belum Jelas


SUARABMI - 
Sekitar 400 calon pekerja migran Indonesia atau TKI asal Karanganyar gagal berangkat ke luar negeri akibat dampak wabah Covid-19.

Hal ini juga lantaran belum jelasnya aturan penanggung jawab pembiayaan kewajiban karantina dan swab PCR yang wajib bagi para TKI begitu tiba di negara tujuan mereka bekerja.

Kabid Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, Herawati, mengungkapkan hal tersebut pada Rabu (18/11/2020). Herawati mengatakan saat ini sudah ada 23 negara yang membuka akses untuk menerima TKI.

Informasi itu masuk melalui surat Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Meskipun begitu, Herawati mengatakan lebih memilih menunda keberangkatan TKI dari Karanganyar lantaran berbagai alasan.
[post_ads]
“Saat ini sudah ada 23 negara yang membuka untuk sektor formal dan informal. Kami masih menunggu untuk zero cost. Soalnya kendalanya itu lebih ke pembiayaan saat TKI belum bekerja dan baru sampai negara tujuan. Mereka wajib karantina selama 14 hari dan uji PCR dulu. Itu di luar dari ukuran penentuan biaya yang selama ini dilakukan,” bebernya.

Menurut Hera, saat ini belum ada kebijakan yang jelas pihak mana yang akan menanggung biaya terkait karantina dan uji swab para calon TKI. Hera berharap ada keputusan atau kebijakan jelas terkait hal tersebut.

Biaya Hidup Selama Karantina
Masalahnya, biaya untuk karantina dan tes swab termasuk mahal apalagi TKI asal Karanganyar itu belum mulai bekerja sehingga belum mendapatkan gaji.
[post_ads_2]
Hera mencontohkan TKI yang berangkat ke Malaysia itu biaya hidup minimal 75 Ringgit sehari. Belum lagi biaya swab yang masih fluktuatif. Selama karantina 14 hari biaya tersebut dikalikan 14.

"Belum kalau ternyata positif Covid-19. Biaya perawatannya siapa yang menanggung? Faktor ini masih belum ada kejelasannya yang berujung pada penundaan keberangkatan. Kami dari Pemkab tidak berani membuat keputusan kalau begini. Intinya kami butuh kepastian,” imbuhnya.

Meskipun tertunda, Hera memastikan sekitar 400 TKI asal Karanganyar tersebut akan masuk dalam rombongan prioritas apabila sudah terdapat kepastian kebijakan.

“Tapi tetap sesuai ketentuan yang berlaku. Walaupun prioritas, tapi kalau nanti menjelang keberangkatan terpapar Covid-19 ya terpaksa tunda lagi. Tapi yang jelas mereka statusnya tidak batal. Hanya menunggu waktu,” jelasnya.

source: solopos

COMMENTS

Banner iklan disini> ==
====
Nama

BMICare,61,Cinta,27,Cuaca,15,Heboh,9,Hongkong,97,IndoNews,122,Jepang,1,KabarBMI,462,Kesehatan,2,Korea,6,LintasManca,2,Malaysia,12,Other,3,Panduan,68,RumahTangga,14,Saudi,5,Singapura,9,Surat Pembaca,3,Taiwan,311,Tips,2,Unik,5,Waspada,22,
ltr
item
Suara Buruh Migran Indonesia di Seluruh Dunia: Aturan Pemerintah Masih Ruwet, 400-An Calon TKI Gagal Berangkat Ke Luar Negeri, Kalau Positif Siapa yang Menanggung Biaya Perawatannya, Belum Jelas
Aturan Pemerintah Masih Ruwet, 400-An Calon TKI Gagal Berangkat Ke Luar Negeri, Kalau Positif Siapa yang Menanggung Biaya Perawatannya, Belum Jelas
Aturan Pemerintah Masih Ruwet, 400-An Calon TKI Gagal Berangkat Ke Luar Negeri, Kalau Positif Siapa yang Menanggung Biaya Perawatannya, Belum Jelas
https://1.bp.blogspot.com/-OgwrV_7WDXY/X7cFfFET2MI/AAAAAAAAhG4/MzQzUjPx6LQm9fjiZ9Ek6I8_HYgH0wPlwCLcBGAsYHQ/s320/BARU%2BFRAME.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-OgwrV_7WDXY/X7cFfFET2MI/AAAAAAAAhG4/MzQzUjPx6LQm9fjiZ9Ek6I8_HYgH0wPlwCLcBGAsYHQ/s72-c/BARU%2BFRAME.jpg
Suara Buruh Migran Indonesia di Seluruh Dunia
https://www.suaraburuhmigran.com/2020/11/aturan-pemerintah-masih-ruwet-400-calon.html
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/2020/11/aturan-pemerintah-masih-ruwet-400-calon.html
true
5579318521650391592
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content
close
Banner iklan disini