Waduh, Kini Maskapai Hong Kong Melarang Semua HP Merk Vivo Dibawa ke Pesawat, Hal Ini Disebabkan Berita Terbakarnya Satu Kontainer Ponsel


HONGKONG - 
Perusahaan Maskapai Hong Kong Airlines telah mengeluarkan embargo untuk semua pengiriman ponsel vivo. 

Langkah ini terjadi setelah salah satu kiriman perusahaan yang membawa model vivo Y20 terbakar di bandara Hong Kong beberapa hari yang lalu.

Dalam komunikasi internal pada 11 April, dilaporkan oleh Economic Times, Pengangkut Kargo Udara Hong Kong berkata,
[post_ads]
“Dengan menyesal kami menginformasikan kepada Anda bahwa pembaruan terkini dari embargo yang berlaku segera, semua kargo dilarang menerima ‘CargoLink Logistics HK Co. Ltd’ dan ‘Sky Pacific Logistics HK Co Ltd’ dan/atau co-loader yang diangkut dengan pesawat RH/HX hingga pemberitahuan lebih lanjut. Juga embargo semua jenis ponsel VIVO”.

Dilansir dari Gizmochina, (13/04/2021), saat ini baru satu maskapai penerbangan yang melakukan hal tersebut. 

Namun, jika lebih banyak  maskapai yang mengikuti tuntutan pelarangan kargo vivo, hal itu dapat menyebabkan kerusakan citra merek. Terutama ketika perusahaan menghabiskan banyak uang di pasar seperti India. 
[post_ads_2]
Baru-baru ini mereka juga merekrut pemain kriket Virat Kohli sebagai duta mereknya. Sebagai informasi, vivo Electronics adalah sponsor utama untuk Indian Premier League (IPL) yang saat ini sedang berlangsung. 

Ini adalah sebuah turnamen kriket, yang merupakan salah satu liga olahraga terbesar di dunia. Masih harus dilihat apakah larangan baru-baru ini berdampak pada operasi perusahaan di India, karena vivo juga memproduksi ponsel di negara itu.

Beberapa tahun lalu pada 2016, Samsung harus menarik kembali semua unit ponsel Galaxy Note 7. Ini penyebabkan perusahaan mengalami kerugian jutaan dolar. beberapa model perangkat dilaporkan meledak karena terkait masalah baterai. []

COMMENTS

Banner iklan disini ==
===


Nama

BMICare,81,Brunei,2,Cinta,46,Cuaca,25,Heboh,12,Hongkong,146,IndoNews,230,Jepang,5,KabarBMI,864,Kesehatan,2,Korea,9,LintasManca,2,Malaysia,21,Other,8,Panduan,68,Polandia,1,RumahTangga,18,Saudi,24,Singapura,24,Surat Pembaca,3,Taiwan,560,Tips,5,Unik,6,Waspada,25,
ltr
item
Suara Buruh Migran Indonesia: Waduh, Kini Maskapai Hong Kong Melarang Semua HP Merk Vivo Dibawa ke Pesawat, Hal Ini Disebabkan Berita Terbakarnya Satu Kontainer Ponsel
Waduh, Kini Maskapai Hong Kong Melarang Semua HP Merk Vivo Dibawa ke Pesawat, Hal Ini Disebabkan Berita Terbakarnya Satu Kontainer Ponsel
Waduh, Kini Maskapai Hong Kong Melarang Semua HP Merk Vivo Dibawa ke Pesawat, Hal Ini Disebabkan Berita Terbakarnya Satu Kontainer Ponsel
https://1.bp.blogspot.com/-PxqkUdeWt1o/YHVhuqFaPKI/AAAAAAAADys/Z_AvvSRUB3YLN3l12XOQimchFvFQEN6FQCLcBGAsYHQ/s320/FRAME%2BSUARABMI.TV.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-PxqkUdeWt1o/YHVhuqFaPKI/AAAAAAAADys/Z_AvvSRUB3YLN3l12XOQimchFvFQEN6FQCLcBGAsYHQ/s72-c/FRAME%2BSUARABMI.TV.jpg
Suara Buruh Migran Indonesia
https://www.suaraburuhmigran.com/2021/04/waduh-kini-maskapai-hong-kong-melarang.html
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/
https://www.suaraburuhmigran.com/2021/04/waduh-kini-maskapai-hong-kong-melarang.html
true
5579318521650391592
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content
close
Banner iklan disini